Sabtu, 28 Juli 2012

Makalah Manajemen Dasar


KATA PENGANTAR



Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, atas izin dan petunjukNya, alhamdulillah tugas makalah asas-asas manajemen ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Makalah MANAJEMEN DASAR ini diajukan sebagai salah satu tugas pada mata kuliah Asas-Asas Manajemen. Makalah ini memuat tentang berbagai aspek mengenai pengertian manajem, tujuan manajemen, dan fungsi manajemen. Tujuan saya membuat makalah ini adalah untuk menambah nilai dari mata kuliah Asas-Asas Manajemen.

Pada makalah ini di jelaskan apa pengertian manajemen , fungsi dan tujuan manajemen dengan jelas, dalam makalah ini juga menjelaskan aspek-aspek lain yang insya allah akan bermanfaat bagi kita, sebab kita sebagai manusia harus dapat memanajeri kehidupan kita sendiri , karena kita tahu manajemen itu sendiri artinya mengatur , dengan adanya makalah ini diharapkan kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan kita.

Pada makalah ini banyak terdapat kekurangan dan kesalahan. Atas segala kelebihan dan kekurangannya, semuanya kita serahkan kepada Allah SWT. Karena kekurangan hanya milik saya semata. Mohon saran dan kritiknya untuk penyenpurnaan dalam pembuatan makalah ini dan berikutnya dan terima kasih.








                                                                                                 Bandung, 20 Desember 2011
                                                                                                            Penulis




                                                                                                       Asep Rohman







BAB I
PENDAHULUAN
           
            Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan di lakukan melalui proses dan di atur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen itu merupakan proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan. makalah ini di jelaskan apa pengertian manajemen , fungsi dan tujuan manajemen dengan jelas, dalam makalah ini juga menjelaskan aspek-aspek lain yang insya allah akan bermanfaat bagi kita, sebab kita sebagai manusia harus dapat memanajeri kehidupan kita sendiri , karena kita tahu manajemen itu sendiri artinya mengatur , dengan adanya makalah ini diharapkan kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan kita. Karena manajemen di artikan mengatur maka timbul beberapa pertanyaan bagi kita filsafat manajemen adalah kerjasama saling menguntungkan, bekerja efektif mungkin dan dengan metode kerja yang terbaik untuk mencapai hasil yang optimal. Manajer akan lebih bertanggung jawab dalam pengendalian dan perencanaan.
            Manajemen pada dasarnya dapat diterapkan jika ada tujuan bersama dan kepentingan yang sama yang akan dicapai. Ada kerjasam diantara sekelompok orang dalam ikatan formal daan ikatan tata tertib yang baik. Aada pembagian kerja, tugas, dan tanggung jawab yang teratur, adanya organisasi (wadah) untuk melakukan kerjasama. Adanya pemimpin dan bawahan. Asas-asas atau dasar-dasar manajemen sebagai berikut ( F.W. TAYLOR ) . pengembangan metode-metode yang terbaik. Pemilihan serta pengembangan para pekerja. Usaha untuk menghubungkan serta mempersatukan metode kerja yang terbaikserta para pekerja yang terpilih dan terlatih. Kerjasama yang harmonis anatara manajer dan nonmanajer meliputi pembagian kerja dan tanggung jawab manajer untuk merencanakan pekerjaan.








BAB II
PEMBAHASAN

1.    MANAJEMEN
A.  Pengertian Manajemen
            Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan di lakukan melalui proses dan di atur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen itu. Jadi, manajemen itu merupakan proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan. Karena manajemen di artikan mengatur maka timbul beberapa pertanyaan bagi kita .
§  Apa yang di atur?
Yang di atur adalah semua unsur-unsur manajemen yang terdiri dari man, money, methods, materials, machines, and market, di singkat 6M dan semua aktivitas yyang ditimbulkannya dalam proses manajemen itu.
§  Kenapa harus di atur?
Agar 6M itu lebih berdaya guna, berhasil guna, terintegrasi, dan terkoordinasi dalam mencapai tujuan yang optimal.
§  Siapa yang mengatur?
Yang mengatur adalah pemimpin dengan wewenang kepemimpinannya melalui intruksi atau persuasi, sehingga 6M dan semua proses manajemen tertuju serta terarah kepada tujuan yang diinginkan.
§  Bagaiman mengaturnya?
Mengaturnya yaitu melalui proses dari urutan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian)
§  Dimana yang diatur?
Dalam suatu organisasi atau perusahaan, karena organisasi merupakan alat dan wadah untuk mengatur 6M dan semua aktivitas proses manajemen dalam mencapai tujuannya. Tegasnya pengaturan hanya dapat dilakukan di dalam organisasi. Sebab dalam Organisasi inilah tempat kerjasama, proses manajemen, pembagian kerja, koordinasi dan integrasi dilakukan untuk mencapai tujuan  yang ingin di capai.



Berikut beberapa pengertian manajemen.
  1. Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainya dengan secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
  1. Andrew F.sikula
Manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan, pengarahan, pemotivasian, komunikasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilkan suatu produk atau jasa secara efisien.
  1. G.R.Terry
Manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah di tentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan suber daya lainya.
  1.  Haiman
Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegitan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan bersama.
  1. Dan dalam Encylopedia of the social Sciences
Manajemen adalah suatu proses dengan proses mana pelaksanaan suatu tujuan diselenggarakan dan di awasi.


B.   Fungsi dan Tujuan Manajemen
            Pada dasrnya setiap aktivitas atau kegiatan selalu mempunyai tujuan yang ingin di capai. Tujuan individu adalah untuk dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhanya berupa materi dan non materi dari hasil kerjanya. Tujuan organisasi adalah mendapatkan laba ( business organization ) atau pelayanan ( public organization ) melalui proses manajemen itu.
1. Menurut Dalton E.M.C. Farland
·         Perencanaan (Planning).
·         Pengorganisasian (Organizing).
·         Pengawasan (Controlling).
2. Menurut George R. Ferry
·         Perencanaan (Planning).
·         Pengorganisasian (Organizing).
·         Pengawasan (Controlling).
·         Pelaksanaan (Activating).
3. Menurut H. Koontz dan O’Donnel
·         Perencanaan (Planning).
·         Pengorganisasian (Organizing).
·         Pengawasan (Controlling).
·         Pengarahan (Directing).        
4. Menurut John F. Mee
·         Perencanaan (Planning)
·         Pengorganisasian (organizing)
·         Motivasi (motivating)
·         Pengawasan (controling)

Fungsi - Fungsi manajemen :
l) Fungsi perencanaan
Pada hakekatrya perencanaan merupakan proses pengambilan keputusan yang merupakan dasar bagi kegiatan-kegiatan/tindakan-tindakan ekonomis dan efektif pada waktu yang akan datang. Pross ini memerlukan pemikiran tentmg apa yang perlu dikerjakan, bagaimana dan di mana suatu kegiatan perlu dilakukan serta siapa yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaannya.
2) Fungsi pengorganisasian
Fungsi Pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses menciptakan hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, personalia dan faktor fisik agar kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan disatukan dan diarahkan pada pencapaian tujuan bersama.
3) Fungsi pengarahan
Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang menstimulir tindakan-tindakan agar betul-betul dilaksanakan. Oleh karena tindakan-tindakan itu dilakukan oleh orang, maka pengarahan meliputi pemberian perintah-perintah dan motivasi pada personalia yang melaksanakan perintah-perintah tersebut.
4) Fungsi pengkoordinasi
Suatu usaha yang terkoordinir ialah di mana kegiatan karyawan itu harmonis. terarah dan diintergrasikan menuju tujuan-tujuan bersama. Koordinasi dengan demikian sangat diperlukan dalam organisasi agar diperoleh kesatuan bertindak dalam rangka pencapaian tujuan organisasi.
5) Fungsi pengawasan
Fungsi pengawasan pada hakekatnya mengatur apakah kegiatan sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan dalam rencana. Sehingga pengawasan membawa kita pada fungsi perencanaan. Makin jelas. lengkap serta terkoordinir rencana-rencana makin lengkap pula pengawasan.


C.   Bidang-Bidang Manajemen
            Sebelum kita mempelajari bidang-bidang manajemen , kita harus terlebuh dahulu mengetahui unsur-unsur manajemen ( tools of management ). Unsur-unsur manajemen itu terdiri dari
a.      Men, yaitu tenaga kerja manusia, baik tenaga kerja pimpinan maupun tenaga kerja oprasional/pelaksana.
b.      Money, yaitu uang yang di butuhkan untuk mencapai tujua yang diinginkan.
c.       Methods, yaitu cara-cara yang di pergunakan dalam usaha mencapai tujuan.
d.      Materials  yaitu bahan-bahan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
e.       Machnise yaitu mesin-mesin/alat-alat yang diperlukan atau di pergunakan untuk mencapai tujuan.
f.        Market yaitu pasar untuk menjual barang dan jasa-jasa yang di hasilkan
Setiap unsur manajemen ini berkembang menjadi bidang manajemen yang mempelajari lebih mendalam peranannya dalam mencapai tujuan yang diinginkan.
Bidang-bidang manajamen adalah :
  1. Manajemen sumber daya manusia ( unsur men )
            Manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja, agar efektif dan efesien membantu terwujudnya tujuan.hal-hal pokok yang di pelajari MSDM ini adalh perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian karyawan.
  1. Manajemen pemodalan ( unsur money )
            Dalam manajemen pemodalan, pembahasan lebih dititik beratka “bagaimana menarik modal yang cost of money-nya relatif rendah dan bagaimana memanfaatkan modal supaya lebih berdaya guna dan berhasil guna untuk mencapai tujuan”. Tegasnya bagaimana mengelola dana/uang supaya mendapatkan keuntungan yang wajar.
  1. Manajemen Akutansi Biaya ( unsur materials )
Pokok pembahasan dalam manajemen akutansi biaya ini adalh “bagaimana caranya, supaya harga pokok barang atau jasa yang di hasilkan relatif rendah dan dengan kualitas yang baik”.  Sehingga pemborosan dapat di hindarkan seminimal mungkin.
  1. Manjemen Produksi ( Unsur machines )
            Hal-hal pokok yang di bahas dalam manajemen produksi ini meliputi masalah “penentuan/penggunaan mesin-mesin, alat-alat, layout, peralatan, dan cara-cara untuk memproduksi barang/jasa supaya hasilnya relatif baik.
  1. Manajemen Pemasaran (Unsur market)
            Masalah-masalah pokok yang diatur dalam manajemen pemasaran ini lebih dititkberatkan pada cara penjualan barang/jasa pendistribusian, promosi, sehingga konsumen tertarik untuk mengkonsumsinya.


D. Sistem-Sistem Manajemen
Sistem yang diterapkan oleh manajer dalam memimpin suatu organisasi (perusahaan) tergantung pada karakter seorang manajer dan keadaan organisasi yang dipimpinnya.
Sistem-sistem manajemen itu dapat dibedakan menjadi:
·         Manajemen Bapak
·         Manjemen Tertutup
·         Manajemen Terbuka
·         Manjemen Demokrasi


E.  Pendekatan-Pendekatan Manajemen
        Ada berbagai pendekatan ( approach ) yang dapat dilakukan dalam mempelajari ilmu manajemen.
·         Pendekatan berdasarkan kebiasaan.
·         Pendekatan berdasarkan kelompok.
·         Pendekatan sistem kerja sama sosial.
·         Pendekatan sistem sosio teknik.
·         Pendekatan teori keputusan.
·         Pendekatan pusat komunikasi.
·         Pendekatan matematis.
·         Pendekatan situasional.
·         Pendekatan sumber daya manusia.
·         Pendekatan kombinasi.

2.    PEMIMPIN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
                           A.            Pengertian Pemimpin
           Pemimpin merupakan salah satu intisari manjemen, sumber daya pokok, dan titik sentral dari setiap aktivitas yang terjadi dalam suatu perusahaan. Bagaiman kriteria seorang pemimpin dalam menjalankan wewenang kepemimpinannya akan sangat menentukan apakah tujuan perusahaan dapat dicapai atau tidak.
Siapakah yang harus disebut pemimpin itu?
           Istilah pemimpin adalah leader,/head/manajer, yang juga disebut manajer/kepala/ketua/direktur/presiden. Menurut Drs.H.Malayu.S.P.Hasibuan pemimpin adalah seorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaannya dalam mencapai tujuan. Manajer adalah seorang yang mencapai tujuannya melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Jadi, pemimpin  itu harus mempunyai bawahan, harus membagi pekerjaannya dan harus tetap bertanggunng jawab terhadap pekerjaan tersebut.


                           B.            Tugas Manajer
           Pada dasarnya tugas manajer pada suatu tingkatan itu sama dalam proses manajemen, yakni membenahi semua fungsi manajemen dengan baik, supaya tujuan optimal dapat dicapai.
           Manajer bertanggung jawab dalam mengarahkan visi serta sumber-sumber daya ke arah yang dapat menghasilkan hal-hal yang paling efektif dan efisien.
Tugas-tugas manajer adalah :
·         Manajerial cycle adalah siklus “pengmbilan keputusan, perencanaan, pengorganisasian, pengrahan, pengendalian, penilaian dan pelaporan”. Dengan demikian tugas manajeradalah siklus yang berulang-ulang mulai dari mengambil keputusan sampai menerima laporan.
·         Memotivasi, artinya seorang manajer harus dapat mendorong bawahannya untuk bekerja giat dan membina bawahan dengan baik.
·         Manajer harus berusaha memenuhi kebutuhan para bawahannya, supaya loyalitas dan partisipasinya meningkat
·         Manajer harus dapat menciptakan kondisi yang akan membantu bawahannya mendapat kepuasaan dalam pekerjaannya.
·         Manajer harus berusaha agarv para bawahannya bersedia memikult anggung jawab  dalam menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.
·         Manajer harus berusaha membina bawahannya, agar dapat bekerja secara efesien dan efektip.
·         Manajer harus  membenahi funsi-fungsi fundamental manjemen secara baik.
·         Manajer harus mewakili dan membina hubungan yang harmonis dengan pihak-pihak luar.
·         Manajer harus bertanggung jawab atas keselamatan para pekerja.
Kesimpulannya manajer adalah yang berusaha untuk mencapai tujuan sesuai dengan yang diinginkan dari proses manajen yang dipimpinnya.

                           C.            Pengertian Pengambilan keputusan
       Pengambilan keputuusn sangat penting dalam manajemen dan merupakan tugas utama dari seorang pemimpin. Pengambilan keputusan (decision making) diproses oleh pengambil keputusan(decision maker) yang hasilnya keputusan (decision). Kenapa pengambilan keputusan sangat penting dalam manajemen , karena?
·         Keputusan merupakan permulaan dari semua kegiatan manusia yang sadar dan terarah, baik secara individual, kelompok maupun secara instutional.
·         Keputusan di tunjuk untuk masa yang akan datang, efeknya akan berlangsung atau berguna pada hari-hariyang akan datang , sementara hari yang akan datang itu tidak menentu serta penuh dengan beraneka macam resiko.
·         Keputusan akan menciptakan masalah, tetapi keputusan juga akan menyelesaikan masalah.
                           D.            Macam-Macam Keputusan
a.       Keputusan auto Generated.
b.      Keputusan induced.
Kebaikannya : keputusan dapat diambil secara cepat. Penanggungjawaban itu jelas. Biaya pengambilan keputusan relatif kecil. Kekayaan seorang manajer dapat dimanfaatkan.
Kekurangannya : keputusan ini kurang baik sebab kemampuan decision maker terbatas. Prestise manajer akan berkurang. Jika keputusanya ternyata salah. Realisasi keputusan mengalami kesulitan sebab para bawahannya kurang meresapiya. Pembinaan bawahan kurang diperhatikan, karena mereka tidak diikutaan dalam menetapkan keputusan.

                             E.            Basis Pengambilan Keputusan
Basis pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajer biasanya didasarkan atas ?
·         Keyakinan.
·         Intuisi.
·         Fakta-fakta.
·         Pengalaman.
·         Kekuasaan.




        





DAFTAR PUSTAKA
Manullang, M. Dasar Dasar Manajemen. GHALIA INDONESIA. Jakarta. 1990.
Silalahi, Ulbert. Pemahaman Praktis Asas Asas Manajemen. CV Mandar Maju. Bandung. 1996.
________.studi tentang ilmu administrasi , Sinar Baru Algensindo.Bandung.2007
Hasibuan, Malayu S.P. Manajemen Dasar, Pengertian, dan Masalah. PT Bumi Askara. Jakarta. 2011.



  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar